Berbagai Informasi Terbaru

Jumat, September 24, 2021 | , , ,    Berkomentar
5 Cara Mengurangi Sampah Plastik Mulai dari Lingkungan Rumah Tangga

Penggunaan plastik dewasa ini telah semakin meluas hingga hampir mencakup segala bidang. Meskipun memiliki banyak keunggulan, tak dapat dipungkiri bahwa keberadaan sampah plastik juga dapat berdampak kurang baik terhadap lingkungan. 

Menyadari hal tersebut, banyak pihak yang kini mulai aktif untuk melakukan penyuluhan mengenai cara mengurangi sampah plastik. Setiap orang dihimbau untuk dapat ikut serta menerapkan cara-cara itu mulai dari diri sendiri serta lingkungan rumahnya masing-masing. 

Cara Mengurangi Sampah Plastik dari Rumah 

Memasak makanan sendiri di rumah

Selain dapat menghemat anggaran rumah tangga, memasak makanan sendiri di rumah ternyata juga bermanfaat bagi lingkungan. Hal itu dapat mengurangi jumlah plastik kemasan yang dipakai membungkus makanan tersebut jika Anda membelinya untuk dibawa pulang.  

Membawa tas atau keranjang belanja sendiri

Dengan melakukan hal ini, Anda mengurangi penggunaan tas plastik atau kresek untuk membawa barang-barang belanjaan. Saat ini telah banyak yang menyediakan tas atau keranjang belanja dari bahan non-plastik, seperti kain atau rotan. 

Membeli produk dalam kemasan besar 

Dengan membeli satu kemasan minyak berukuran satu liter alih-alih empat kemasan @250ml, otomatis Anda akan mengurangi jumlah plastik bekas kemasannya. Selain itu, umumnya hal tersebut juga akan memberi Anda manfaat secara ekonomis. 

Membawa botol minuman sendiri apabila bepergian

Botol plastik bekas kemasan minuman merupakan salah satu jenis sampah plastik yang paling banyak ditemukan. Dengan membawa botol minum sendiri ketika sedang bepergian, Anda dapat mengurangi kebutuhan untuk membeli minuman dalam kemasan.

Menggunakan barang berbahan dasar plastik yang dapat didaur ulang

Apabila Anda terpaksa harus menggunakan barang berbahan dasar plastik, usahakanlah untuk memilih plastik yang dapat didaur ulang. Biasanya informasi mengenai hal itu dapat Anda temukan tertera di bagian bawah barang.

Menghindari penggunaan sedotan plastik 

Minum menggunakan sedotan terkadang memang dirasa lebih nyaman oleh sebagian orang. Sayangnya, sedotan plastik termasuk salah satu sampah yang sulit untuk didaur ulang. Jika Anda memerlukannya, cobalah mencari sedotan non-plastik yang bisa dipakai berkali-kali. 

Hanya dengan menerapkan beberapa kebiasaan sederhana di atas, Anda telah berjasa membantu menjaga kelestarian bumi dengan cara mengurangi sampah plastik. 
    
Rabu, September 22, 2021 | , ,    Berkomentar
Review Printer Epson L1300

Review Printer Epson L1300 - Epson merupakan salah satu merek printer terkenal. Perusahaan ini berdiri sejak tahun 1970an. Pada waktu tenar-tenarnya printer dot matrix di Indonesia, merek ini tidak dapat tersaingi oleh merek apapun. Saat banyak jenis printer mulai dikembangkan misalkan dengan adanya printer inkjet, merek Epson kurang laku di pasaran dan kalah saing dengan merek HP, Canon, dan lain sebagainya. Tetapi, mereka tidak menyerah, Epson terus memperbaiki kekurangannya dan mengikuti trend yang disukai di pasaran sampai akhirnya, saat ini produk ini masih bisa bersaing di pasaran. Berikut adalah review dari printer Epson L1300.

Printer Epson L1300 merupakan salah satu printer terfavorit dari produk yang dikeluarkan Epson. Dengan menggunakan printer ini, Pengguna dapat mencetak menggunakan kertas A3. Padahal biasanya, kebanyakan printer hanya dapat mencetak dokumen menggunakan kertas F4 dan A4. Tetapi berbeda dengan printer ini. Printer ini dapat digunakan untuk mencetak cover buku, pamphlet, poster, sertifikat yang ukurannya adalah kertas A3. Resolusi mencetak printer ini terbilang besar. Printer ini mampu mencetak dokumen dengan resolusi 5760 x 1440 dpl. Oleh karena itu, dengan resolusi yang besar, printer ini mampu menghasilkan kualitas gambar cetakan yang bagus.

Printer Epson L1300 memiliki kecepatan cetak 15 ppm. Dengan kecepatan cetak ini, dapat digunakan untuk mencetak dokumen seperti skripsi dan lain sebagainya. Sasaran pemasaran untuk produk ini adalah untuk kalangan rumah tangga dan kantor kantor. Hasil cetak printer ini pun juga sangat bagus. Meskipun kualitasnya bagus, printer ini juga masih terjangkau harganya. Harga printer ini kisaran 6 jutaan. Cocok untuk kalangan menengah.

Untuk spesifikasi tangkinya, Printer Epson L1300 ini memiliki 4 tangki tinta dengan rincian 2 tangki tinta untuk warna hitam dan 3 tangki tinta untuk tinta warna-warni. Kecepatan cetak printer ini sangatlah tinggi. Kecepatan cetaknya bisa mencapai 7100 lembar dokumen untuk dokumen khusus warna hitam dan 5700 lembar untuk dokumen yang berwarna.

Printer Epson L1300 ini sangatlah direkomendasikan bagi Anda jika ingin mencari-cari printer dengan kualitas bagus dan harga masih dapat dijangkau oleh kalangan menengah.

Sabtu, September 11, 2021 | , , ,    Berkomentar
4 Manfaat Kulit Timun yang Tidak Anda Duga

Ketika Anda menyiapkan timun untuk dikonsumsi, apa yang biasanya Anda lakukan? Mengupas kulitnya atau dibiarkan saja? Setiap orang memang memiliki kesukaannya masing-masing. Biasanya timun yang kulitnya tidak dikupas akan jadi lebih renyah dan agak pahit. Sementara timun yang dikupas kulitnya terasa lembut. Akan tetapi, adakah cara terbaik untuk mengonsumsi timun? Dengan atau tanpa kulitnya? Untuk mencari tahu jawabannya, simak informasi seputar kulit timun berikut ini.

Manfaat kulit timun

Timun kaya akan berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Apalagi jika Anda mengonsumsinya bersama dengan kulitnya. Ya, kulit timun sebaiknya dibiarkan saja, tidak dikupas habis. Jika kulit timun dikupas, Anda akan kehilangan berbagai nutrisi penting yang sayang untuk dilewatkan. Jadi, lain kali Anda mengonsumsi timun, jangan kupas kulitnya.

1. Kaya akan serat

Kulit timun kaya akan serat yang tidak larut. Serat tidak larut adalah jenis serat pangan yang tidak larut dalam air, yang berarti jenis serat ini akan melewati saluran pencernaan Anda dengan utuh. Karena tidak langsung diurai, serat tidak larut ampuh untuk membantu melancarkan usus dan saluran pencernaan Anda dengan cara mendorong sisa makanan dan zat-zat yang sudah diolah keluar dari tubuh. Maka, Anda pun jadi lancar buang air besar. Serat tidak larut juga baik untuk meringankan sembelit.

Sementara itu, daging timun mengandung banyak serat larut. Serat larut dibutuhkan tubuh untuk mengikat cairan jadi lebih kental di dalam sistem pencernaan Anda. Anda pun jadi kenyang lebih lama karena perut tidak dibiarkan kosong. Maka, kombinasi serat larut dan tidak larut inilah yang terbaik bagi Anda dan keluarga.

2. Kandungan vitamin K

Jangan mengupas kulit timun kalau Anda tak mau melewatkan khasiat vitamin K. Vitamin ini mampu memicu produksi protein-protein tertentu yang dibutuhkan tulang Anda agar tetap kuat dan padat. Selain baik untuk tulang, vitamin K juga bisa memperbaiki dan memicu produksi sel-sel baru dalam tubuh. Darah Anda juga memerlukan vitamin K supaya tidak terlalu encer dan untuk mencegah perdarahan. Vitamin ini bisa Anda temukan paling banyak pada kulit timun.

3. Beta karoten yang tinggi

Pada kulit timun, terdapat kandungan beta karoten yang tinggi. Beta karoten yang merupakan salah satu jenis vitamin A ini bisa ditemukan pada buah-buahan atau sayur-mayur yang berwarna pekat dan terang. Maka, dibandingkan dengan daging timun yang warnanya pucat, kulit timun lah yang menjadi sumber terbesar beta karoten. Zat ini bagus untuk menjaga kesehatan mata dan indra penglihatan Anda. Selain itu, beta karoten juga dibutuhkan oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus, bakteri, dan kuman penyebab penyakit.

4. Rendah kalori

Tak perlu merasa bersalah kalau Anda makan banyak timun, misalnya di salad, gado-gado, asinan, atau lalapan. Pasalnya, meski memiliki segudang nutrisi, kulit dan daging timun hanya menawarkan kadar kalori sedikit saja, yaitu 1-2 kalori pada setiap irisan timun. Karena timun juga mengandung banyak air, maka makan timun bisa membuat Anda lebih kenyang tapi tidak banyak kalorinya.

Tips memilih timun yang segar

Hati-hati ketika Anda memilih timun di pasar, tukang sayur, atau supermarket. Kalau Anda ingin menikmati kulitnya juga, sebaiknya Anda perhatikan baik-baik bentuk fisiknya. Anda tentu tidak ingin salah membeli timun yang pahit atau sudah terkontaminasi bahan-bahan kimia dari pestisida atau lilin makanan.

Warna kulit timun yang sehat adalah hijau rumput sampai hijau gelap. Jangan memilih yang terlalu kuning atau terlalu terang warnanya. Perhatikan juga jika kulit timun tampak mengkilat. Besar kemungkinan timun tersebut sudah dilapisi lilin makanan agar tampak lebih bercahaya. Maka, carilah timun yang tampak segar alami. Untuk menghindari risiko pestisida berbahaya, Anda juga bisa memilih timun organik.

Perhatikan juga bentuk dan kepadatan timun. Hindari timun yang sudah lembek jika ditekan. Anda juga bisa melihat apakah timun berbentuk proporsional dari ujung atas hingga bawah. Hal ini bisa menjadi acuan untuk menentukan apakah timun Anda rasanya sudah cukup manis. Namun, sebersih dan sebaik apapun timun yang Anda beli, pastikan untuk mencuci bersih timun dengan air matang sebelum dikonsumsi.

Untuk mendapatkan timun dengan kualitas terbaik, selalu pastikan Anda membelinya di TaniHub. Platform e-commerce ini selain menyediakan timun juga menjual aneka buah, sayur, bumbu, telur & unggas, ikan, kebutuhan masak hingga sembako. 

Tak hanya lengkap dan berkualitas, belanja di TaniHub juga banyak keuntungannya seperti mendapatkan layanan pengiriman yang cepat, layanan hubungan pelanggan selama 7 hari, metode pembayaran yang beragam, promo - promo menarik serta layanan kepuasan pelanggan yang menjamin penggantian jika barang yang dipesan tidak sesuai.

Untuk berbelanja di TaniHub Anda bisa mengunjungi websitenya yaitu https://TaniHub.com atau mengunduh aplikasi onlinenya di Play Store dan AppStore.

Jumat, Februari 05, 2021 | , ,    Berkomentar
Kenali Perbedaan, Investasi Jangka Pendek vs Investasi Jangka Panjang

Beragam jenis investasi yang tersedia, tidak seluruhnya cocok untuk semua investor. Pasalnya terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum memilih instrumen investasi. Salah satu pertimbangannya, jangka waktu dari masing-masing investasi. Diantara investasi jangka pendek dan jangka panjang, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut ini perbedaannya. 

Perbedaan Investasi Jangka Panjang dan Pendek

1. Waktu

Perbedaan utama dari kedua instrumen investasi berjangka ini adalah membutuhkan waktu berapa lama untuk menghasilkan return. Berdasarkan namanya, investasi dengan jangka pendek dilakukan dalam waktu kurang dari satu tahun, sedangkan investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan sampai kurun waktu lima tahun.

Untuk investasi jangka panjang, tidak jarang seorang investor harus menahan dan menyimpan investasi ini hingga 10 tahun sebelum menjualnya dan merealisasikan return. Bahkan tidak sedikit investasi jangka panjang hanya dibeli tanpa dijual kembali.

Sementara jenis investasi periode pendek, hasil return dapat dilihat setelah 3 sampai 12 bulan. Sering disebut sebagai investasi sementara sebab investasi ini dilakukan hanya sekadar untuk mengamankan dana yang dimiliki sambil menunggu munculnya peluang investasi lain yang memiliki return relatif lebih optimal.

2. Keuntungan atau Return

Walaupun investasi periode pendek memiliki keuntungan berupa kualitas tinggi, harus sangat likuid dan mudah dijual kembali. Tentu saja hal ini akan memudahkan anda ketika ingin mencairkan sewaktu waktu.  namun sayangnya investasi jangka pendek memiliki return yang relatif jauh lebih rendah. 

Sedangkan untuk investasi jangka panjang, walaupun hasil keuntungan akan dinikmati dalam waktu yang cukup lama, harus menunggu bertahun-tahun. Tetapi  investasi jangka panjang memiliki return yang lebih optimal dibandingkan jenis investasi berjangka pendek. Konsekuensinya, risiko yang ditanggung juga umumnya lebih tinggi.

Untuk memaksimalkan potensi dari investasi jangka panjang, investor harus memiliki modal yang cukup besar. Pasalnya sebuah investasi jangka panjang bisa saja terus merugi selama beberapa tahun pertama. Dikhawatirkan jika modal kecil, dalam tahun pertama bisa saja modal habis terlebih dahulu. Oleh karena itu, perlu analisis yang cukup mendalam sebelum memutuskan jenis investasi ini.

3. Tujuan Investasi

Pertimbangan dalam memilih instrumen investasi salah satunya adalah tujuan dalam berinvestasi. Sebab tujuan investasi setiap orang berbeda-beda. Untuk investasi jangka pendek cocok untuk memenuhi kebutuhan dana dalam waktu dekat kurang dari satu tahun, misalnya digunakan untuk membeli suatu barang. 

Sementara tujuan investasi jangka panjang untuk mendapatkan pertumbuhan nilai investasi yang bisa membiayai kebutuhan yang sedikit lebih lama, contohnya untuk dana pendidikan anak. Investasi ini bisa juga untuk persiapan kebutuhan jangka panjang, seperti dana pensiun.

Investasi berjangka pendek cocok untuk anda yang baru memulai investasi sebab profil resikonya lebih rendah. Kemudian investasi jangka panjang cocok untuk anda yang memiliki modal besar dan pengalaman dalam dunia investasi, sebab profil risikonya lebih tinggi namun keuntungannya jauh lebih besar.
 
Contoh investasi jangka pendek dapat dijumpai pada reksadana, deposito, surat utang jangka pendek, menabung di bank, dan forex. Untuk produk investasi jangka panjang dapat dilihat pada emas, saham, Reksadana saham dan campuran, properti. anda bisa memilih yang nantinya sesuai dengan kebutuhan anda.

Investasi memang salah satu cara melindungi dan meningkatkan aset kekayaan. Namun sebelum memilih investasi yang tepat anda harus mempelajari secara detail informasi masing-masing instrumen investasi mulai dari kenali return hingga profil risikonya. Semoga kedua informasi di atas dapat anda jadikan referensi dalam memilih instrumen investasi yang sesuai kebutuhan anda.