Beberapa Penyebab Alergi Kulit yang Harus Diwaspadai

Beberapa Penyebab Alergi Kulit yang Harus Diwaspadai

Alergi merupakan salah satu bentuk reaksi tubuh pada zat yang menurutnya tidak cocok dan mengganggu kondisi atau keadaan tubuh. Alergi kulit adalah suatu indikasi bahwa kulit anda mengalami iritasi. 

Biasanya ditandai dengan gatal-gatal, memerah, dan timbul bintik-bintik. Beberapa orang yang sudah dalam kondisi alergi parah sampai muncul kantung cairan berisi nanah. Di dunia kedokteran lebih terkenal dengan istilah vesikel.

Sebenarnya hanya ada tiga hal yang sangat berpengaruh pada kondisi seseorang yang terkena alergi kulit. Tiga hal tersebut terdiri dari bahan makanan, obat-obatan, dan kosmetik. Berikut ini beberapa penyebab alergi kulit yang paling umum.

Keturunan Secara Genetis
Suatu penyakit maupun kelainan merupakan hal yang paling bisa diturunkan dari orang tua kepada anaknya. Dalam kasus alergi ini, anak bukan memiliki gangguan alergi sejak lahir. Namun ia sangat rentan untuk alergi suatu hal tertentu yang sifatnya mirip atau sama dengan orang tua.

Karena Perubahan Metal Perhiasan
Menurut penelitian, adanya perubahan metal pada logam perhiasan mampu memicu terjadinya alergi. Dapat mengidentifikasi sendiri bahwa hal tersebut merupakan alergi karena munculnya ruam di bagian kulit yang biasanya tertutupi perhiasan.

Zat yang menyebabkan alergi ini disebut nikel. Selain dicampurkan pada perhiasan, zat ini juga merupakan komposisi gasper (penjepit) dan kancing pakaian.

Parfum
Parfum tertentu yang mengandung zat balsam peru (Myroxylon pereirae) dapat memicu adanya alergi. Bahan ini ada pada getah potoh. Menurut penelitian, dari 1500 pasien, alergi getah pohon paling berpengaruh ini menduduki posisi nomor 3.

Biasanya ditandai dengan ruam yang memerah. Terjadinya hal ini bisa menjadi indikasi bahwa kulit mengalami infeksi. Sebaiknya penggunaan parfum tersebut dihentikan sebelum semakin parah.

Bahan Antiseptic
Kandungan antiseptic juga memicu terjadinya alergi pada kulit. Zat tersebut dikenal dengan nama thimerosal. Salah satu senyawa merkuri yang sering digunakan sebagai pengawet baik pada antiseptic dan vaksin.

Kandungan pada Antibiotic
Antibiotic topical biasanya digunakan untuk mengatasi pertolongan pertama pada kecelakaan. Jenis yang dipakai berupa salep dan krim. Namun kadang kala, adanya zat  Neomycin sulfate yang digunakan malah menimbulkan masalah baru. Beberapa orang mengalami iritasi jika kulitnya bersinggungan dengan zat ini. Jika jenis kulit anda sensitive, maka disarankan untuk tidak menggunakanya.

Wangi Makanan
Aroma pada makanan juga meningkatkan resiko terjadinya alergi. Bentuknya dalam fragrance mix. Selain dalam makanan, juga dapat menemukanya dalam kosmetik, antiseptic, sabun, dan beberapa produk yang berhubungan langsung dengan masalah gigi serta mulut.

Hewan Peliharaan
Reaksi alergi juga muncul pada hewan peliharaan. Biasanya anak sudah mengalami kelainan atau penyakit asma. Mereka juga alergi pada protein kulit hewan dan juga air seninya.

Jamur
Ini dijumpai dalam bentuk spora yang meleyang-layang diudaara. Karena ukuranya yang mikroskopis, anda kadang tidak menyadari bahwa penyebab alergi anda adalah jamur ini.

Memakan Seafood
Banyak orang yang mengaku gatal-gatal ketika mengonsumsi seafood. Ada dua alasan mengapa hal ini terjadi. Yaitu orang tersebut memang alergi pada seafood, seperti tidak tahan pada kondisi amis dan juga asin. Serta senyawa pada seafood yang meningkatkan resiko alergi.

Kutu Debu
Merupakan debu rumahan yang telah tercampur dengan debu dari serat kain, hewan yang kulitnya telah mengelupas, jamur, spora, bakteri,bahan mentah makanan, kulit tanaman mati dan cendawan. Biasanya letaknya dibawah bantal guling ataupun di kasur. Walaupun tidak semua orang mengalami alergi ini, namun untuk kulit yang sangat sensitive pengaruhnya sampai 90% merusak kulit

Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons